3 Langkah Sederhana Mendirikan Startup

Selama bulan Mei 2015, saya menghabiskan waktu untuk membaca buku berjudul Vandaria Saga : Winterflame, kisah tersebut akan dijadikan game berjudul Winterflame : The Other Side yang kemungkinan akan dirilis tahun depan. Nah, berhubung saya sudah selesai membaca buku setebal kurang lebih 600 halaman tersebut, maka saya beralih ke buku baru, judulnya The $100 Startup karangan Chris Guillebeau, tentunya saya membaca versi terjemahannya. 🙂

Walau baru membaca sampai bab 2, saya sudah menemukan sesuatu yang menarik. Ternyata, membangun atau mendirikan sebuah Startup atau perusahaan rintisan tidaklah seribet yang kita bayangkan tapi tidak semudah yang kita pikirkan.

Hanya ada 3 langkah sederhana untuk mendirikan sebuah startup atau dalam hal ini menjadi seorang wirausaha, ah biar keren, sebut saja entrepreneur.

1. Siapkan produk/jasa

Sebelum menjual apapun, persiapkanlah produk/jasa yang kita miliki. Bagaimana cara menemukan produk/jasa ini? Gampang, gunakan teori konvergensi. Kasarnya, konvergensi disini adalah perpotongan dari sesuatu yang kita suka atau kuasai (atau lebih baik lagi jika perpaduan antara keduanya) serta apa yang orang lain suka.

Singkatnya, produk/jasa adalah apa yang kita cintai dan apa yang orang mau beli. Tapi, ingat, tidak semua apa yang kita suka akan membuat orang lain mau membayarnya. Contohnya, saya suka makan nasi goreng, tapi tidak ada orang yang mau membayar saya untuk melakukannya.

Satu lagi, selalu beri pelanggan kita “Ikan”. Saat seseorang datang ke rumah makan, dia tidak akan peduli bagaimana ikan itu dimasak atau dipancing, dia hanya ingin bersantai dan makan ikan. Jadi, cukup berikan apa yang pelanggan butuhkan dan inginkan.

2. Orang yang mau membayar kita atas produk/jasa

Seperti contoh di poin pertama, saya suka makan nasi goreng, tapi tidak ada orang yang mau membayar saya ketika melakukannya. Ketika berhasil membuat sebuah produk atau berusaha menawarkan jasa, tapi tidak ada yang mau mengeluarkan uang untuk membayar kita saat melakukannya, maka bisnis tidak akan jalan.

Karenanya, sangat penting untuk memperhatikan siapa yang akan mau membayar saat kita menawarkan produk/jasa tersebut. Tentukan pasarnya.

3. Bagaimana menukar produk/jasa dengan uang

100ribu3

Oke, sudah punya produk/jasa dan punya ratusan juta orang yang mau membayarnya. Tapi, bagaimana cara menukarnya dengan uang??

Ya, anggap produk/jasa kita sangat luar biasa kerennya dan banyak sekali orang yang mau membayar untuk mendapatkannya. Tapi, ketika pembeli tidak memiliki cara yang jelas dan mudah untuk membayarnya, tentu bisnis akan tersendat bahkan mungkin tidak akan berjalan.

Kalau produk/digital yang kita jual adalah secara digital, mungkin bisa memanfaatkan PayPal atau Bitcoin untuk proses pembayaran agar memudahkannya. Jika berjualan di toko fisik, jangan sampai menyusahkan pembeli saat melakukan penjualan.

Kesimpulan

Membangun startup atau menjadi seorang wirausaha sebenarnya sederhana, cukup dengan 3 langkah sederhana saja:

1. Siapkan produk/jasa yang akan dijual

2. Orang yang mau membayar kita

3. Cara menukarkan produk/jasa tersebut dengan uang

Produk/jasa yang baik untuk dijual adalah yang menganut prinsip Pegadaian, “Menyelesaikan masalah tanpa masalah”, maka dari itu, cukup berikan apa yang pembeli inginkan atau butuhkan tanpa “menyusahkan” mereka lagi dengan hal-hal yang belum tentu mereka inginkan. Pastikan juga kalau sistem pembayaran yang kita gunakan tidak semakin menyusahkan pembeli.

Ketika ketiganya sudah digabungkan, dipastikan bisnis akan berjalan dengan lancar. Tapi, ketika salah satunya tidak ada, maka bisnis akan pincang bahkan tidak bisa berjalan.

Related Incoming Search Term: