3 Manfaat Badminton Selain Untuk Kesehatan Tubuh

Badminton atau bulu tangkis punya sejarah panjang di Indonesia, kita pernah menjadi juara di Olimpiade, Piala Thomas & Uber dan tentu saja All England. Tapi, seperti kata orang bijak, mempertahankan lebih sulit daripada merebut. Perlu diakui bahwa prestasi bulu tangkis kita saat ini memang belum bisa sebaik dulu, tapi setidaknya para atlet kita telah memberikan usaha terbaiknya.

Mungkin sudah banyak yang tau manfaat olahraga badminton bagi kesehatan. Beberapa situs di internet bahkan bisa menuliskan 20 manfaatkan badminton untuk kesehatan. Salah satu manfaat badminton bagi kesehatan yang paling mencengangkan adalah memperpanjang usia, katanya dengan bermain bulu tangkis selama 30 menit setiap harinya, bisa mengurangi risiko kematian hingga 23%.

Manfaat lainnya dari badminton untuk kesehatan adalah kesehatan tulang, bermain bulu tangkis membantu memperkuat tulang sekaligus mengembalikan tubuh pada postur yang lebih ideal. Manfaat terakhir adalah menurunkan berat badan. Menurut penelitian, semakin berat seorang pemain, maka jumlah kalori yang dibakar selama bermain badminton semakin besar.

Nah, selain untuk kesehatan tubuh, apa saja manfaat badminton lainnya?

Menjaga Fungsi Otak

Bermain badminton bukan hanya soal stamina dan gerak tubuh, diperlukan konsentrasi yang tinggi saat bermain. Konsentrasi yang baik akan menyebabkan kita bisa membaca arah bola lawan, sekaligus dengan cepat mengantisipasi datangnya bola tersebut. Terkadang juga diperlukan gerak refleks yang baik untuk menghadapi teknik mengecoh dari lawan.

Bukan hanya tentang konsentrasi, badminton juga menuntut koordinasi yang baik antara mata, kaki dan tangan untuk mematahkan serangan lawan maupun menyerang. Jadi, selama bermain badminton, otak akan terus bekerja dan beradaptasi dengan segala kondisi yang mungkin terjadi selama permain. Hal itulah yang bisa menjaga fungsi otak untuk tetap optimal.

Bersosialisasi

Dalam pertandingan resmi, memang tidak ada pertandingan putra vs putri, kecuali ganda campuran. Tapi, dalam pertandingan tidak resmi (bermain) tidak ada aturan yang melarang. Mengingat bahwa bulu tangkis adalah olahraga segala usia, baik laki-laki maupun perempuan maka olahraga ini sangat bisa dijadikan ajang untuk bersosialisasi dan mencari jodoh menjalin pertemanan. Apalagi, untuk bermain dibutuhkan minimal 2 orang.

Cara paling sederhananya adalah dengan datang ke lapangan bulu tangkis untuk bermain, atau bergabung dengan klub badminton terdekat.

Meningkatkan Kadar Keren

Setiap orang memandang orang lain dengan cara yang berbeda-beda, banyak yang berpikir bahwa mereka yang berpakaian dan bergaya serba kekinian adalah orang keren, tapi tidak sedikit orang yang berpikir bahwa orang keren adalah mereka yang mau menjaga dirinya dengan baik, salah satunya dengan berolahraga termasuk badminton.

Seseorang yang berolahraga secara teratur sudah pasti bisa menghargai dirinya sendiri, karena seperti kita tau bahwa kesehatan itu mahal harganya. Belum lagi ketika kita bermain badminton bukan sekedar untuk mencari keringat, tapi juga untuk mendulang prestasi. Beuh… Dipastikan kadar keren bisa melonjak 2x lipat.

Related Incoming Search Term: