Kompensasi karyawan dapat diartikan sebagai imbalan yang diterima dalam bentuk finansial maupun non-finansial sebagai balas jasa atas kontribusi karyawan kepada perusahaan. Dalam setiap rekrutmen, perusahaan akan menawarkan kompensasi kepada calon karyawan mengenai apa saja yang akan mereka terima jika bekerja di perusahaan tersebut. Apa sajakah bentuk kompensasi karyawan? Yuk, kita cari tahu!

4 Bentuk Kompensasi Karyawan Populer di Perusahaan 2

Upah atau Gaji

Seringkali orang-orang menggunakan tertukar dalam menggunakan istilah upah dan gaji dalam menyebut imbalan dasar atas pekerjaan yang dilakukan karyawan. Walaupun begitu, perlu diketahui bahwa konsep upah dan gaji tidaklah sama. Upah adalah imbalan yang diberikan atas satuan waktu atau satuan hasil pekerjaan, misalnya upah per jam, upah harian, upah borongan, dan upah lembur.

Sedangkan gaji adalah imbalan atas suatu tanggung jawab pekerjaan, yang umumnya dibayarkan setiap bulan. Upah atau gaji merupakan bentuk kompensasi wajib untuk karyawan, yang ketentuannya telah diatur dalam UU Ketenagakerjaan maupun PP Pengupahan. Upah boleh diberikan bersama tunjangan atau hanya upah pokok saja.

Tunjangan

Tunjangan dikelompokkan menjadi dua, yaitu tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap. Tunjangan tetap diberikan secara teratur, dengan besaran tetap, dan bersamaan dengan satuan waktu pembayaran upah, seperti tunjangan jabatan, tunjangan kesehatan, dan tunjangan keluarga. Sementara, tunjangan tidak tetap dipengaruhi oleh faktor lain, seperti tunjangan makan dan transportasi yang dihitung berdasarkan jumlah kehadiran.

Walau sebagai pelengkap gaji pokok, tunjangan karyawan adalah salah satu bentuk kompensasi yang sering menjadi daya tarik perusahaan. Oleh sebab itu, perusahaan yang menawarkan berbagai jenis tunjangan umumnya menjadi favorit para pencari kerja.

Insentif

Kompensasi ini adalah imbalan yang diberikan perusahaan atas prestasi karyawan. Insentif biasanya berupa bonus sebagai motivasi agar karyawan meningkatkan kinerjanya. Misalnya, perusahaan memberikan bonus kepada karyawannya karena perusahaannya berhasil membukukan laba tahunan.

Insentif juga dapat diberikan kepada karyawan perorangan atau divisi yang berhasil memenuhi target kerja bulanan. Contohnya, sales yang berhasil melakukan penjualan melebihi target akan mendapatkan bonus.

Fasilitas

Kompensasi ini tidak selalu berupa uang, kompensasi juga dapat berwujud kemudahan, kenikmatan, atau natura. Contoh dari kompensasi ini adalah fasilitas mobil perusahaan, parkir khusus, keanggotaan gym, tiket liburan, voucher, potongan harga produk/layanan dari perusahaan lain dalam satu grup usaha atau korporasi. Fasilitas diberikan berdasarkan kebijakan setiap perusahaan.

Ada yang hanya diberikan kepada karyawan dengan golongan jabatan tertentu dan ada pula yang diberikan kepada seluruh karyawan di perusahaan. Karena merupakan kompensasi non-finansial, fasilitas dari perusahaan ini hanya bisa dimanfaatkan atau dinikmati oleh karyawan dan keluarga, tetapi tidak bisa diuangkan.

****

Nah, itulah beberapa jenis kompensasi untuk karyawan yang biasanya ada pada perusahaan. Bagaimana, Anda masih bingung menghitung gaji dan kompensasi untuk para pegawai Anda? Hindari kerumitan dan jadikan sistem payroll & pengelolaan benefit perusahaan menjadi lebih mudah dan otomatis dengan software payroll indonesia terbaik, LinovHR.

Dengan LinovHR anda dapat mengelola semua benefit yang di berikan perusahaan kepada karyawan dengan lebih efektif & efisien.

Melalui salah satu Modul yang ada di LinovHR yaitu Modul Benefit pengelolaan gaji, tunjangan, fasilitas dan berbagai benefit lain yang ada di perusahaan akan lebih mudah dan terkelola dengan baik.

Selain itu LinovHR menyediakan beragam modul & fitur lain seperti payroll, perhitungan pajak PPH21, pengajuan cuti, lembur hingga absensi secara online yang berbasis cloud.

Beralihlah ke software payroll indonesia terbaik untuk meningkatkan produktivitas perusahaan Anda di era milenial bersama LinovHR . Hubungi tim sales LinovHR untuk mendapatkan akun trial secara GRATIS!