Ini adalah cerita saya bekerja selama lima bulan (Nov 2018 – Mar 2019) sebagai freelance SEO Specialist untuk sebuah perusahaan yang berbasis di Australia. Saya sendiri lebih suka mendeskripsikan pekerjaan selama lima bulan itu sebagai ‘asisten’ untuk SEO Manager.

Kenapa gitu? Karena pada dasarnya pekerjaan saya hanya membantu SEO Manager dalam mengeksekusi SEO plan yang sudah dibuat dan disetujui.

Cerita ini akan berfokus pada apa yang paling berkesan untuk saya selama lima bulan itu. Oke, selamat membaca.

Prolog

5 Bulan Bekerja Bantuin SEO Manager 2

2018 jadi tahun keempat saya di bangku kuliah dan sebagai mahasiswa kupu-kupu (kuliah – pulang, kuliah – pulang), saya berhasil menyelesaikannya mepet tepat waktu.

Sambil menunggu wisuda, saya mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dengan membuat CV, membuat resume, mencari transkrip nilai ke kampus, membuat pas foto, mengingat-ngingat pencapaian yang tidak banyak, registrasi di JobStreet, memoles profil Linkedin dan lain-lain.

Saat berselancar di JobStreet, saya menemukan satu lowongan kerja yang lokasi kantornya hanya 3 menit (ini beneran saya pernah hitung) dari rumah.

Oke, coba deh lamar aja.

Dan… saya diundang untuk wawancara tepat satu hari sebelum wisuda.

Nice.

Dengan berat hati, saya meminta reschedule untuk jadwal wawancara. Kalau disetujui ya syukur, kalau ditolak juga tidak begitu masalah. Untungnya, perusahaannya bersedia dan begitulah, saya diterima bekerja.

Tahapan wawancara, tes standar untuk SEO tidak perlu diceritakan

‘Pekerjaan Pertama’

5 Bulan Bekerja Bantuin SEO Manager 3

Hal yang membuatnya paling berkesan sebenarnya bukan karena saya bekerja sebagai SEO Specialist atau karena perusahaanya berbasis di Australia. Bekerja selama lima bulan tersebut menjadi berkesan karena itu adalah pekerjaan pertama saya.

Gini, sejak SMA, saya sebenarnya tidak asing dengan kegiatan menghasilkan uang. Saya menulis artikel untuk dijual ke digital marketer dan menulis konten untuk keperluan content marketing dari klien.

Semua kegiatan itu menghasilkan uang, tapi saya tidak pernah memandangnya sebagai sebuah ‘pekerjaan’, saya lebih memandangnya sebagai “hobi yang menghasilkan“.

Nah, saya tidak pernah punya hobi “SEO”. Walau sebenarnya saya juga tertarik dan punya sedikit pengetahuan seputar teknik-tekniknya, tapi saya tidak pernah suka dalam melakukannya.

Ditambah, saya harus melakukannya dalam sebuah rutinitas: bangun pagi, mandi pagi, bekerja, pulang ke rumah, istirahat dan siap-siap untuk bekerja lagi.

Pakai SEO Tools Berharga Mahal

5 Bulan Bekerja Bantuin SEO Manager 4

Oh ya, buat yang dari tadi bingung, “SEO itu apaan sih?”

SEO itu singkatan dari Search Engine Optimization. Definisi paling sederhananya, metode/teknik/cara yang digunakan agar website kita jadi paling atas di Google.

SEO itu sebenarnya termasuk dalam salah satu cabangnya Digital Marketing, tapi bisa juga berdiri sendiri sih. Jadi ya gitu…

Se-be-nar-nya, saya sudah pernah memakai SEO tools yang digunakan di kantor tersebut. Bedanya, yang saya gunakan adalah versi gratisannya, sementara yang digunakan di kantor adalah versi premiumnya.

SEO tools seperti Ahrefs, MOZ, dan MajesticSEO memiliki harga berlangganan sekitar satu hingga dua juta per bulannya.

Selain yang mahal, tools utama seperti Search Console dan Google Analytics juga tetap digunakan.

Makin Jago Pakai Excel

5 Bulan Bekerja Bantuin SEO Manager 5

Kalau ada yang mengira bahwa bekerja di divisi SEO itu akan banyak berurusan dengan backlinks, SEO plan dan membuat strategi konten, sadarilah bahwa itu tidak salah. Selama lima bulan bekerja, selain berurusan dengan SEO, saya juga berurusan dengan Excel.

Kok bisa Excel?

Jadi begini, SEO itu sebenarnya tidak murah baik secara biaya maupun sumber daya manusianya. Tapi, jika dihitung Return of Investment (ROI)-nya, katanya sih termasuk yang paling besar.

Nah, jadi perusahaan rata-rata tidak mau sembarangan soal SEO. Apalagi, bidang ini berubah dengan sangat cepat. Metode yang sukses besar bulan lalu, belum tentu bisa meraih sukses yang sama di bulan mendatang.

Kembali ke pertanyaaan, kok pakai excel?

Karena semua sumber daya untuk SEO ada baiknya selalu dicatat misalnya:

  • Jumlah Backlinks
  • Jumlah Blog di Private Blog Network (PBN)
  • Stok Domain
  • Masa aktif domain dan hosting

Belum lagi hal-hal seperti :

  • Jumlah trafik ke website
  • Jumlah pageviews per pengunjung
  • Bounce rate
  • Konversi

Pada bingung kan dengan istilah-istilah aneh diatas? Disinilah pentingnya Excel. Orang di divisi SEO harus mampu mengubah istilah aneh itu menjadi sesuatu yang bisa dimengerti orang umum (eksekutif perusahaan).

Membosankan!

5 Bulan Bekerja Bantuin SEO Manager 6

Bekerja di divisi SEO itu sebenarnya tidak 100% membosankan, tapi level bosannya lebih dari 50%. Let me explain…

Pekerjaan di divisi SEO itu bisa dibagi dalam empat tahapan:

  • Membuat SEO Plan
  • Mengeksekusi SEO Plan
  • Monitoring
  • Membuat laporan dan evaluasi SEO Plan

Tahap membuat SEO Plan itu biasanya yang paling pusing, untungnya itu lebih sering jadi tugas SEO Manager 🙂

Pembuatan rencana ini termasuk memikirkan berapa backlinks yang diperlukan, bagaimana cara mendapatkannya dan bagaimana perkiraan dampaknya.

Dua tahap yang paling membosankan adalah tahap eksekusi SEO plan dan monitoring. Kenapa membosankan? Karena tahap ini sangat-sangat repetitif dan dilakukan hampir tiap hari.

Selama lima bulan, saya menghabiskan bulan pertama untuk melakukan tahap eksekusi dan monitoring sesuai SOP perusahaan. Mulai bulan kedua, saya mencari cara menyelesaikannya dengan lebih cepat dan efektif agar bisa nonton YouTube melakukan pekerjaan lainnya.

Tahap paling ‘menyenangkan’ bagi saya sih adalah laporan dan evaluasi, karena di tahap ini, saya bisa melihat hasil kerja keras kami. Jumlah pengunjung yang meningkat dari bulan ke bulan dan bagaimana menyempurnakan SEO Plan yang sudah dibuat sebelumnya.

Penutup

Lima bulan bisa dibilang waktu yang singkat, tapi bisa juga dibilang waktu yang cukup. Tapi, dalam lima bulan, saya belajar banyak hal, terutama seputar SEO dan dunia kerja.

Terus, sekarang mau ngapain? Menggapai mimpi-mimpi yang belum dicapai.

5 Bulan Bekerja Bantuin SEO Manager 7
Author

Blogger paruh waktu yang sedang banyak belajar tentang SEO dan Digital Marketing. Kadang menulis cerita bertema science-fiction dan historical-fiction.

Write A Comment