8 Kg Dalam 14 Hari, Mungkinkah?

Bagi orang-orang yang mengidamkan memiliki ukuran tubuh yang sedikit lebih kecil (seperti saya), program diet sudah menjadi bahan bacaan wajib. Bisa jadi hanya sekedar “bahan bacaan” atau bahkan bisa menjadi referensi untuk menjalankan program diet secara bersungguh-sungguh. Salah satunya adalah diet mayo.

Jujur saja, saat pertama kali mendengar tentang diet mayo, hal pertama yang saya pikirkan adalah sebuah program diet dengan menggunakan mayonnaise? Ternyata bukan, kata “Mayo” dalam diet mayo diambil dari Mayo Clinic, sebuah organisasi non-profit di bidang kesehatan yang sudah ada sejak tahun 1889.

Diet Mayo dirancang agar mampu menurunkan berat badan secara aman antara 1-2 kg per minggu, atau sekitar 25-50 kg dalam setahun. Caranya dengan memanfaatkan piramida makanan, dimana sayuran dan buah berada paling bawah (porsi paling besar) sementara karbohidrat dan lemak berada paling atas (porsi paling kecil), kemudian dikombinasikan dengan olahraga tentunya.

Diet Mayo bukan sekedar menurunkan berat badan, tapi juga mengubah kebiasaan yang buruk bagi kesehatan. Ada 5 kebiasaan baik yang harus menggantikan kebiasaan buruk selama diet mayo yaitu :

  1. Tidak mengkonsumsi gula tambahan
  2. Tidak mengkonsumsi snack selain buah
  3. Tidak mengkonsumsi daging dan produk hewani secara berlebihan
  4. Tidak makananan yang tidak sesuai aturan diet
  5. Tidak menonton TV sambil makan

Banyak situs memberikan referensi apa yang harus dimakan selama 14 hari menjalankan diet mayo dan kebanyakan melarang mengkonsumsi garam dan es / air dingin selama program diet ini. Kenapa demikian? Berikut ini penjelasannya :

Garam memiliki sifat untuk mengikat air dalam tubuh, sehingga ketika kita tidak mengkonsumsi garam, maka air yang kita konsumsi sebagian besar akan keluar melalui urin dan feses. Tentu hal ini akan mengurangi penyerapan air dalam tubuh, perlu diketahui bahwa salah satu penyebab kelebihan berat badan adalah air dalam tubuh.

Air es/ air dingin sangat tidak dianjurkan dalam berbagai program diet karena memiliki potensi mempersempit usus, akibatnya penyerapan dan penghancuran makanan jadi tidak optimal. Selain itu, perut memerlukan bantalan lemak untuk “menghangatkan” air es sebelum diproses. Jadi, ketika minum air dingin menjadi kebiasaan, jangan kaget jika bantalan di perut semakin tebal. Diet mayo juga menganjurkan mengkonsumsi 8 gelas air putih sehari untuk hasil lebih maksimal.

Fakta Diet Mayo

Mayo Clinic sebenarnya tidak pernah mengklaim program dietnya menurunkan 8-7 kg dalam 14 hari. Mereka juga tidak pernah merilis aturan makanan yang harus dikonsumsi dalam 14 hari masa diet. Dalam buku The Mayo Clinic Diet, penulisnya memprediksi bahwa program mereka bisa menurunkan hanya 3-5 kg saja dalam 14 hari.

“Diet Mayo” yang kita kenal sebenarnya adalah fad diet, yaitu program diet yang menjanjikan penurunan berat badan tanpa didukung hasil penelitian. Fad diet biasanya terkenal karena dilakukan oleh publik figur atau selebritis. Lalu, apakah benar diet mayo bisa menurunkan berat badan? Tentu.

Tips Diet Mayo yang banyak ada di internet memberikan resep menu makanan yang sesuai dengan piramida makanan ditambah dengan aturan tidak mengkonsumsi garam, kedua hal itu saja sebenarnya bisa menurunkan berat badan. Sekarang, tinggal konsistensi dan usaha kita dalam melakukannya.