Alasan Kenapa Memiliki Sepeda Motor Listrik di Indonesia itu Menguntungkan

Bicara tentang mode transportasi masa depan, saya pribadi masih bermimpi bepergian dengan mobil atau motor terbang dan tidak terjebak dengan kemacetan jalan aspal seperti saat ini. Tapi, ide kendaraan bermesin terbang ini sepertinya masih terlalu jauh. Jadi, salah satu yang paling riil untuk saat ini adalah kendaraan berbahan bakar listrik, seperti motor listrik. Kenapa? 

  • Pertama karena bahan bakar fossil bukanlah sesuatu yang mudah diperbaharui, diperlukan berjuta-juta tahun untuk mengubah makhluk hidup menjadi bahan bakar fossil.
  • Kedua, pemanasan global dan perubahan iklim mengancam kita semua dan pengurangan emisi karbon di segala sektor harus dilakukan, termasuk transportasi.
  • Ketiga, kendaraan berbahan bakar listrik tidak sebising kendaraan bermotor saat ini, jadi polusi suara juga akan berkurang.

Baik mobil atau motor listrik akan selalu dibandingkan dari segi kecepatan dan jarak yang mampu ditempuh dengan kendaraan bermotor tradisional. Diawal kemunculan dan perkembangannya, kendaraan listrik bergerak dengan lambat dan cenderung hanya bisa menempuh jarak yang terbilang pendek sebelum kehabisan daya.

Tapi, seiring perkembangan teknologi, kedua masalah ini secara perlahan-lahan sudah teratasi. Di kelas mobil listrik, sudah ada beberapa prototipe mobil listrik yang diperkirakan akan mampu menempuh kecepatan setara mobil sport berbahan bakar fossil dan menempuh jarak ratusan kilometer dalam sekali pengisian daya. Di kelas motor juga tidak kalah, bahkan sudah ada rencana untuk diadakannya balap motor listrik yang mampu menempuh kecepatan hingga 250km/jam walau memang, jarak tempuhnya belum mampu sejauh motor yang melahap BBM.

Di Indonesia sendiri, memiliki kendaraan bertenaga listrik, khususnya motor listrik sebenarnya sangat menguntungkan. Kenapa?

Hemat Biaya Perawatan

Di Indonesia, sepeda motor adalah kendaraan 'seribu umat' yang digunakan oleh banyak orang untuk banyak kegiatan, bahkan untuk pergi ke mini market di depan gang aja, kadang naik sepeda motor. Hal ini tentu menuntut motor untuk dalam kondisi selalu prima, jadi pengecekanspare part, pergantian oli dan tune up secara berkala sangat penting tapi, biayanya biasanya tidaklah sedikit.

Motor listrik, tidak perlu mengganti oli, tidak menggunakan busi dan rantai. Jadi biaya perawatannya umumnya akan lebih murah jika dibandingkan dengan motor berbahan bakar minyak.

Sunyi dan Senyap Seperti Ninja

Dibandingkan motor biasa, motor bertenaga listrik memiliki suara yang jauh lebih lembut. Bahkan, jika melintas di jalan sepi, kadang terdengar ganjil. 'Kemampuan'-nya yang sunyi dan senyap ini tentu sangat menguntungkan di beberapa situasi.

Misalnya saat ingin pergi ke rumah teman atau ke warnet, tapi dilarang oleh emak. Jika dengan motor biasa, kita harus menuntunnya terlebih dahulu hingga jarak yang cukup jauh baru bisa dihidupkan karena suaranya yang berisik. Sementara, dengan motor listrik, motor bisa langsung dihidupkan dan meluncur pergi.

Ngecas Dimana Aja

Kendaraan bertenaga listrik biasanya dirancang untuk bisa mengisi daya dimana saja, termasuk di rumah. Tapi, kenapa harus melakukan pengisian daya di rumah dan membayar tagihan listriknya kalau ada alternatif-alternatif lainnya.

Misalnya melakukan pengisian daya di kantor, kampus, cafe atau tempat-tempat lainnya secara 'gratis'. Ingat saja untuk jangan sampai ketahuan numpang ngecas motor.

Sayangnya, hal ini belum 100% bisa diwujudkan karena kendaraan listrik umumnya perlu waktu lebih dari 4 jam untuk mengisi daya secara penuh. Jadi, jangan terlalu berharap dulu pada keuntungan yang ini.

Related Incoming Search Term: