Cara Mengecek Kebersihan Sebuah Domain

Memilih sebuah domain adalah pekerjaan yang cukup menyenangkan, penuh perhitungan dan butuh ketelitian. Saya dulu pernah menulis bagaimana cara mendapatkan domain tua dengan harga murah. Nah, bagi kalian yang baru pertama kali ingin membeli domain, entah untuk blog pribadi atau web profesional. Ada satu hal yang perlu diperhatikan yaitu “kebersihan” dari domain tersebut.

Kerap kali kita menemukan sebuah domain yang kebetulan memiliki nama dan branding yang bagus serta masih tersedia untuk didaftarkan. Jika memang namanya bagus, kenapa tidak ada yang mendaftarkan? Ada dua kemungkinan. Pertama, kamu memang sedang beruntung atau kedua, domain tersebut terkena pinalti dari mesin pencari.

Nah, agar tidak mendapat domain yang terkena pinalti atau istilahnya deindex oleh mesin pencari. Berikut ini beberapa cara mengeceknya :

1. Cek di Google dengan “site:namadomain.com”

Ini merupakan cara sederhana untuk melihat status sebuah domain, ada 2 kemungkinan hasil yang akan didapat yaitu benar-benar tidak ada hasil atau masih tersisa “bekas” index dari domain tersebut.

Jika benar-benar tidak ada hasil, kemungkinan domain tersebut belum pernah didaftarkan, tapi kemungkinannya tidak 100%. Jika masih ada bekas indexnya, alangkah baiknya jika sempatkan diri memperhatikan domain tersebut dulunya digunakan sebagai situs yang bagaimana.

2. Cek di Google dengan “namadomain.com”

Cara yang satu ini bukan untuk mencari bekas index dari domain tersebut melainkan bekas-bekas backlink dari situs lain yang telah terindex Google. Jika sebuah domain memiliki backlink dari situs lain yang berkualitas, apalagi backlinknya terindex di Google, itu merupakan sesuatu yang baik.

Disisi lain, cara ini juga untuk mengetahui apakah domain tersebut dulunya pernah digunakan untuk melakukan spam.

3. Cek namadomain.com di Archive.org

Internet Archive (https://archive.org) adalah sebuah organisasi nirlaba yang memiliki perpustakaan arsip digital mengenai hampir seluruh domain. Mereka memiliki program yang disebut sebagai Internet Archive Wayback Machine, program ini dapat digunakan untuk mengetahui “masa lalu” dari sebuah domain.

Jika hasilnya tidak ada, kemungkinan besar domain tersebut memang belum pernah didaftarkan sebelumnya. Nah, jika ada arsip yang tersimpan, kita bisa mengetahui seperti apa tampilan dan isi konten dari domain ini sebelumnya.

4. Cek di Google Webmasters

Cara ini khusus buat kamu yang membeli domain dari individu dan bukan dari registar domain. Mintalah akses untuk melihat Google Webmasters dari domain tersebut. Melalui Webmasters, kamu bisa mengetahui jumlah index, jumlah klik, kata kunci yang sering dipakai pembaca dan sebagainya.

Kesimpulan

Mengetahui status sebuah domain sebelum memutuskan untuk membelinya sangatlah penting. Hal ini untuk membuat kita terhindar dari kemungkinan membeli domain yang terkena pinalti oleh Google. Mengakhiri pinalti dari Google memang memungkinkan, tapi memerlukan waktu dan kesabaran ekstra. Jadi, lebih baik, cek dulu status domain sebelum membelinya.

Melakukan cek status bisa dengan berbagai cara, mulai dari cara yang paling sederhana seperti cek langsung di Google maupun memakai bantuan program seperti Wayback Machine dan Google Webmasters. Semuanya demi mendapatkan domain berkualitas dan sesuai keinginan.

Related Incoming Search Term: