Cinta di Musim Cherry Trans TV

Tren pertelevisian Indonesia tampaknya sudah mulai bergeser lagi. Setelah sebelumnya serial-serial India menjajah dan begitu digemari masyarakat, kini serial drama dari negara Turki tampaknya akan menjadi “the next big thing” di pertelevisian kita. Awalnya ada Elif di SCTV dan jangan lupakan Abad Kejayaan yang ditayangkan ANTV.

Tapi, yang bisa menarik perhatian saya adalah Cinta di Musim Cherry yang akan mulai ditayangkan Trans TV pada 3 Agustus 2015 mendatang. Ada beberapa alasan saya menyukainya :

1. Teaser & OST Bahasa Indonesianya

Trans TV memborbardir teaser mengenai program baru ini di sela-sela program unggulan mereka. Tidak aneh jika hampir setiap satu jam (jika menonton Trans TV), teaser Cinta di Musim Cherry akan muncul. Tapi, jujur saja bukan teasernya yang menarik saya, tapi original soundtrack-nya yang dinyanyikan kembali dalam bahasa Indonesia oleh penyanyi perempuan bersuara imut (kalau tau namanya, kasi tau di komentar ya)

Kalau bahasanya anak internet, lagunya “RACUN” banget. Tua, muda, bapak,ibu, om, tante semuanya menyukai versi Indonesia dari OST tersebut. Ini seperti nostalgia ke beberapa tahun lalu, dimana banyak OST dari telenovela atau anime yang dialihsuarakan (dubbing) ke bahasa Indonesia dan tergiang sampai sekarang di kepala penontonnya (bagi yang sudah cukup tua) seperti Captain Tsubasa atau Amigos.

Mungkinkah setidaknya OST Cinta di Musim Cherry akan jadi yang selanjutnya? Maybe.

2. Genre & Ratingnya

 

Di negara asalnya, judul serial ini adalah Kiraz Mevsimi atau Cherry Season. Di Indonesia ditambahkan “Cinta di..”, jadi mirip kayak sinetron di TV tetangga, Cinta di Langit Taj Mahal (sengaja di sensor biar pembaca gak tau). Di produseri dan ditayangkan oleh FOX Turki.

Berbeda dengan Abad Kejayaan maupun Elif, Cinta di Musim Cherry mengusung genre drama cinta modern yang tampaknya akan membidik kalangan anak muda dan tentunya ibu-ibu.

Rating acara ini di negara asalnya pun sangat tinggi, bahkan pembaca sebuah situs rating acara TV disana memberikan nilai 9/10 untuk drama ini. Kalau sebuah drama tidak bagus, ratingnya pasti tidak akan begitu tinggi. Bahkan, beberapa orang yang sudah menontonnya mengatakan jika alur cerita dari drama ini mirip dengan drama Korea yang sebagian besar sudah terbukti bagus dari segi script dan alur cerita. Kabarnya, drama ini masuk nominasi untuk Seoul International Drama Awards 2015.

3. Pemeran Utama yang Cantik

oyku

Pemeran utama perempuan dalam serial ini adalah Ozge Gurel yang berperan sebagai Oyku. Perempuan kelahiran 1987 ini punya paras perempuan khas Turki walau dalam beberapa fotonya dia juga mirip dengan wanita Eropa keturunan timur tengah.

Bagi penonton perempuan, ada sosok Ayaz yang diperankan oleh Serkan Cayoglu yang lumayan tampan (atau sangat tampan malah?). Ya, seperti halnya Gurel, menurut saya dia juga seperti pria Eropa dengan darah keturunan timur tengah.


 

Sinopsis Cinta di Musim Cherry

Setelah menulis alasan-alasan diatas, sekarang kita berlanjut kepada sinopsisnya.

Diceritakan seorang gadis muda bernama Oyku yang masih tinggal bersama ibu dan saudaranya. Walau tinggal di lingkungan yang sederhana, dia selalu bermimpi menjadi seorang desainer pakaian yang hebat di masa depan.

Saat kecil, Oyku memiliki seorang sahabat bernama Burcu. Sejak kecil, Oyku telah menaruh hati pada kakak dari sahabatnya yaitu Mete. Sayangnya, dia tidak pernah memiliki keberanian untuk menunjukan apalagi mengungkapkan perasaannya. Sementara, di sisi lain Mete tidak pernah peka bahwa Oyku menyukainya.

cinta di musim cherry funny

Kisah klasik tentang wanita yang tidak mau memberi kode dan lelaki yang tidak peka ini berlanjut hingga mereka dewasa. Pada suatu ketika datanglah Ayaz pada kisah ini. Ayaz adalah sahabat sekaligus rekan kerja dari Mete, dia adalah seorang arsitek muda sukses namun arogan dan playboy. Dia juga diceritakan merupakan anak dari desainer pakaian yang menjadi idola Oyku.

Pertemuan Oyku dan Ayaz untuk pertama kali adalah ketika mereka berdua tanpa sengaja berebut taksi. Kebencian akhirnya tumbuh diantara mereka namun justru membuahkan kejadian-kejadian lucu yang menjadi bumbu dalam drama ini. Kejadian heboh terjadi ketika Oyku bermaksud mengungkapkan perasaannya lewat sepucuk surat pada Mete, namun bukan Mete yang menerimanya justru Ayaz.

Jadilah Oyku harus berpura-pura jatuh cinta pada Ayaz. Namun, kepura-puraannya ini berubah menjadi cinta yang sesungguhnya seiring berjalannya waktu.

Mau tau kisah lengkapnya? Tunggu di Trans TV mulai 3 Agustus 2015 pukul 15.00 WIB, Cinta di Musim Cherry.

Related Incoming Search Term: