Katanya laki-laki hanya bisa mendapat dua dari tiga kriteria pada seorang perempuan. Tiga kriteria itu adalah : Cantik, Pintar, Waras. Jadi, kalau seorang perempuan cantik dan waras, belum tentu dia pintar. Kalau dia pintar dan waras, kemungkinan dia tidak cantik.

Walau ini sebenarnya cuma bercanda saja, tapi ini adalah penerapan dari sebuah konsep raksasa bahwa “Tidak Ada yang Sempurna di Dunia ini“.

Dua dari Tiga 2

Nah, kali ini, saya mau membawa konsep ini pada dunia kerja alias dunia profesional. Ide tulisan ini bukan orisinil punya saya, saya mendapat banyak sekali inspirasi dari thread akun @xximbecile seputar dunia kerja. Terutama tweetnya yang ini:

Jadi, kita harus setuju dulu kalau kita punya kriteria / tujuan dalam bekerja yaitu Earning (Gaji), Learning (Ilmu) dan Environment (Lingkungan Kerja). Mari kita bahas satu-satu.

Earning + Learning

Dua dari Tiga 3

Misalnya, kita bekerja untuk sebuah perusahaan yang bisa memberi earning dalam jumlah yang lumayan, bahkan untuk level junior atau freshgrad. Selain mendapat earning yang lumayan, misalnya kita juga mendapat banyak ilmu baru.

Ilmu baru disini tidak harus berupa hardskill seperti desain grafis, koding atau cara mengoperasikan mesin. Ilmu juga berupa softskill seperti ilmu negosiasi atau tata krama ketika bertemu dengan orang dari latar belakang budaya berbeda.

Nah, mungkin yang membuat kurang nyaman adalah lingkungan kerjanya yang toxic atau penuh politikkantor atau atasan yang terlalu galak. Lalu, solusinya?

Kalau menurut saya sih, solusi untuk masalah lingkungan kerja yang kurang asik adalah mencoba bicara. Talk! Sekali-kali ngobrol dengan atasan tentang apa yang membuat tidak nyaman.

Jika perusahaan memang peduli dengan perkembangan karyawannya, mereka akan membantu mencarikan solusi untuk hal-hal semacam ini.

Earning + Environment

Dua dari Tiga 4

Contoh lagi nih, kita bisa bekerja di perusahaan startup dengan gaji yang sangat lumayan dan lingkungan kerja yang sangat nyaman. Orangnya semua baik dan ramah serta suasana kantor yang bikin males pulang.

Sayangnya, posisi yang kita tempati tidak membuat kita berkembang bahkan cenderung stagnan dengan apa yang sudah kita bisa dan sering lakukan.

Solusi untuk hal semacam ini, lagi-lagi adalah mencoba bicara pada atasan/perusahaan. Mintalah tanggungjawab baru agar kita bisa berkembang dan tidak ‘gini-gini aja’.

Oke, misalnya perusahaan saat ini sedang tidak bisa mengabulkan hal tersebut karena suatu dan lain hal, terus gimana dong? Gampang! Ikut kursus online.

Ada banyak banget kursus online yang bisa digunakan untuk mengembangkan diri secara mandiri di bidang apapun yang kita inginkan. Ada platform seperti Udemy, Skillshare dan edX.

Learning + Environment

Dua dari Tiga 5

Oke, katakanlah kita mendapat kesempatan bekerja di sebuah perusahaan yang tidak bisa memberi banyak dari segi earning, haruskah segera pindah? Eitss… tunggu dulu.

Lihat dulu apakah kita bisa mendapat banyak ilmu saat bekerja pada perusahaan tersebut. Kembali ke tulisan di poin pertama tadi, ilmu itu termasuk hardskill dan softkill, bahkan network atau jaringan baru pun bisa dihitung sebagai ‘ilmu’.

Kedua, lihat lingkungan kerjanya, apakah kantornya menyediakan fasilitas ‘tambahan’ sebagai pengganti earning tadi? Bagaimana dengan orang-orangnya? Kadang, lingkungan kerja yang asik itu bisa membuat lebih betah dibandingkan gaji tinggi loh.


Earning + Learning + Environment

Dua dari Tiga 6

Kadang, kita tidak bisa mendapatkan semua yang diinginkan, begitu juga di bidang pekerjaan. Tapi, apa yang kita bisa lakukan adalah menilai dan memutuskan, apakah pekerjaan kita saat ini membuat kita menjadi orang yang lebih baik? Bikin nyaman? Membuat kita hidup lebih baik?

Konsep “dua dari tiga” bukan sekedar mengingatkan bahwa tidak ada yang sempurna tapi juga mengingatkan bahwa kita harus selalu memilih hal yang lebih menguntungkan.

Jika kita hanya mendapatkan dua dari tiga kriteria diatas di kantor saat ini, itu artinya kita sudah untung 66,66%. Kerugian ini pun sebenarnya relatif, jika earning-mu kurang, ambillah pekerjaan sampingan, kalau learning-mu kurang, ambil kelas tambahan. Kalau environment-mu kurang asik, bicara atau ambil sikap masa bodo saja.

Tapi, ketika kita hanya memiliki satu kriteria, misalnya hanya earning gede saja tapi kita tidak perkembang dan tidak nyaman, kita rugi 66,66%!

Jadi, ambillah yang terbaik dan teruslah berkembang!