Kesan Bermain Devtheism

Kita seharusnya bangga karena Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara yang bisa menjunjung tinggi toleransi. Bahkan, kita punya slogan “Bhinneka Tunggal Ika”, yaitu berbeda-beda tapi tetap satu. Tapi, kita juga harusnya malu, walau kita katanya menjunjung tinggi toleransi dan persatuan, kenapa masih ada konflik antar agama dan masih banyak yang dengan nikmatnya nyinyir tentang kepercayaan orang lain.

Devtheism adalah satu dari sedikit game yang bertemakan toleransi namun dikemas dengan sangat apik sehingga tidak terkesan menggurui. Game ini bercerita tentang seorang pemuda/bocah yang tidak terima ketika kepercayaannya mengenai keberadaan developer dijelek-jelekkan oleh orang lain.

devtheism

Dia pun berniat melakukan perjalanan demi membuktikan keberadaan developer. Bukannya melarang, kedua orangtua justru membiarkan dia melakukan perjalanan tersebut. Mereka berkata jika mereka ingin anaknya meyakini sesuatu (keberadaan developer) karena dia memang percaya, bukan hanya karena kedua orangtuanya percaya.

Perjalanan singkatnya membawa dia menjadi seorang relawan di sebuah daerah yang baru saja terkena bencana. Disanalah dia menemukan ‘kepercayaan’ yang dia cari-cari selama ini.

Game singkat yang bisa diselesaikan hanya dalam 15-25 menit ini berhasil membuat saya mempertanyakan rasa toleransi saya selama ini. Kadang kita masih membenci suatu golongan karena perbuatan satu orang, padahal belum tentu seluruh anggota golongan tersebut setuju dengan perbuatan satu orang yang melakukan perbuatan. Istilahnya, kita membenci secara buta.

Secara presentasi, game yang dibuat dengan RPG Maker VX Ace ini bisa dibilang sangat apik walauun begitu sederhana. Hanya satu hal yang kurang, yaitu game ini memerlukan sekuel atau gameplay yang lebih lama.

Download : Devtheism