Kesan Bermain Warface di PS4

Warface adalah game lama dan hal itu sangat terasa ketika saya memainkannya di PS4. Pertama kali dirilis untuk Windows pada 2013 lalu, Warface menawarkan game military-FPS gratis dengan banyak pilihan mode permainan, mulai dari PVE (CO-OP) hingga PVP dan Ranked Match. Pada 2018, game ini akhirnya mendapat porting ke Xbox One dan PS4.

Sekilas tentang Warface

Warface dikembangkan oleh studio Crytek yang berada di Kiev bekerjasama dengan studio mereka yang berada di Seoul. Game ini adalah class-based military FPS dimana ada empat kelas yang berbeda yaitu Rifleman, Engineer, Sniper dan Medic. Masing-masing kelas dibekali dua jenis senjata yang berbeda serta memiliki skill khusus masing-masing.

Menariknya, senjata ini bisa ditambahkan scope, muzzle dan aksesoris lainnya agar menyesuaikan kebutuhan pemain dan bisa diganti-ganti saat dalam permainan.

Tahun 2011 menjadi awal dimulainya hype untuk Warface, walau pada saat itu game ini hanya ditargetkan untuk pasar Tiongkok, hingga setahun berikutnya, Crytek memutuskan bahwa game ini juga akan tersedia untuk pasar barat. Di tahun yang sama, diumumkan juga Warface mungkin akan tersedia untuk konsol.

Tahun 2013, Warface akhirnya dirilis untuk PC dengan lebih dari 40 juta pemain terdaftar. Salah satu yang membuat Warface masih bisa bertahan sampai hari ini adalah karena mereka melakukan free-to-play secara adil dan benar, dengan kata lain, setiap pembelian dengan uang hanya bersifat kosmetik dan tidak mempengaruhi permainan secara garis besar.

Pada 2014 lalu, Warface dirilis untuk Xbox 360. Sayangnya, game ini hanya bertahan di konsol milik Microsoft tersebut dalam setahun sebelum diputuskan untuk tidak dilanjutkan.

Warface di Xbox One dan PS4

Tahun 2018 menjadi kali kedua dimana Warface mencoba untuk masuk ke pasar konsol. Namun, kali ini mereka tidak hanya tersedia di Xbox tapi juga di konsol buatan Sony, yaitu PS4.

Bukan sekedar mencoba kembali hadir di pasar konsol, tapi Warface kini sudah memiliki lebih banyak game mode dibanding saat mereka pertama kali masuk ke pasar ini. Ditambah, mereka sedang mengerjakan mode Battle-Royale yang sepertinya akan dijual sebagai nilai tambah.

Asyiknya Warface

Ada beberapa hal yang membuat saya menyukai Warface.

Pertama, game ini gratis. Jadi, tidak ada ruginya kalau hanya ingin sekedar mencoba. Jika dirasa cocok, silahkan lanjutkan bermain. Jika dirasa tidak cocok, tinggal uninstall.

Kedua, walau game ini gratis, hal itu bukan alasan untuk developernya ‘merampok’ pemain dengan skema Pay-to-Win atau semacamnya. Intinya, kita tetap bisa menjadi yang terbaik dalam game ini, tanpa membayar sepeser pun.

Ketiga, mode PVE dalam game ini tergolong sangat seru, apalagi jika dimainkan dengan teman. Misinya tidak melulu ‘membantai’ musuh, terkadang misinya berhubungan dengan sabotase dan semacamnya.

Buruknya Warface

Pertama, jika bicara animasi, jangan bandingkan game ini dengan game military-FPS berbudget besar seperti COD. Animasinya masih kaku disana sini dan terkadang juga kurang responsif, hal ini membuat pace dari game ini sedikit lebih lambat. Jadi, kalau kurang suka dengan military-FPS yang seperti itu, ya, mungkin game ini bukan untuk kamu.

Kedua, game ini dirilis perdana pada 2013 dan walau porting ke PS4 baru dirilis 2018 dan mungkin sudah menggunakan CryEngine V, tapi ‘usia’ visualnya tidak bisa bohong. Game ini sepertinya perlu sedikit pembaruan visual agar tampil lebih kekinian lagi, mungkin sedikit retexture disana sini bisa membantu.

Ketiga, suara. Bagian lobby sebelum permainannya terasa sunyi tanpa musik, saya tidak mengerti kenapa Crytek tidak menambahkan sedikit saja musik pada bagian ini. Sementara, dalam permaiannya, suara-suara peperangannya bisa dibilang biasa saja, jangan dibandingkan dengan COD atau Insurgency, tapi karena ini game gratis, kualitas ini masih bisa dibilang oke sih sebenarnya.

Kesimpulan

Oke, kesimpulan. Apakah Warface pantas dimainkan? Ya, sangat IYA. Karena game ini gratis dan tidak ada ruginya untuk mencobanya. Apakah saya akan merekomendasikannya? Tergantung budgetmu. Kalau kamu punya uang lebih, saya sarankan untuk membeli COD Black Ops 4 atau Insurgency Sandstorm kalau memang suka dengan military-FPS yang terasa benar-benar real.

Nah, kalau kamu masih kurang suka membayar untuk bermain game, dibanding membajak hasil kerja kerasa orang lain, Warface adalah game yang bisa menjadi pilihanmu. Mode permainannya banyak, waktu tunggu lobby-nya tidak lama dan bukan game pay-to-win.

Related Incoming Search Term: