Ketakutan Irasional Seorang Blogger

“Menjadi blogger itu tidak mudah”. Itu adalah kalimat yang selalu saya katakan, baik kepada diri saya sendiri maupun teman-teman saya yang ingin menjadi blogger. Kita terlalu sering melihat blogger yang “sudah sukses”, padahal itu hanyalah puncak gunung es. Ada kerja keras, menulis konten, promosi dan dedikasi yang jarang sekali dilihat orang.

Menurut data tahun 2013, lebih dari 172.000 blog baru dibuat setiap harinya. Tapi, data lainnya dari NY Times menyatakan sekitar 95% blog diterlantarkan setelah 4 bulan. Jadi, angka kegagalan dalam blogging bahkan lebih tinggi dibanding usaha restoran.

Apa penyebabnya? Salah satunya adalah mindset yang salah dari para blogger pemula. Seperti yang sudah saya tulis di paragraf pertama bahwa menjadi blogger itu tidak mudah karena kita terlalu sering melihat suksesnya saja. Berikut ini beberapa ketakutan irasional yang biasa dimiliki seorang blogger

Takut Kerja Keras

Blogging itu adalah kerja keras “pada awalnya”. Kebanyakan blogger akan menghabiskan banyak sekali waktunya dalam urusan membuat konten yang berpromosi. Yap, dan itu merupakan hal yang memang harus dilakukan. Belum lagi belajar dan menerapkan teknik SEO, membangun hubungan dengan blogger lain dan sebagainya.

Masih banyak orang yang berpikir bahwa membuat blog adalah sebuah yang mudah. Sampai pada tahap “membuat” mungkin masih mudah, tapi merawat dan membuatnya tumbuh merupakan hal yang berbeda. Banyak orang secara otomatis akan meninggalkan blognya begitu merasakan hal ini, karena secara naluriah kita memang menyukai hal yang mudah, sederhana dan menyenangkan.

Tips :

  • Temui blogger-blogger yang “masih bertahan” di sekitarmu, bergabunglah dengan komunitas blogger lokal dan mulailah berkenalan dengan orang yang bisa dijadikan mentor.
  • Jadwalkan kegiatan blogging sehingga tidak banyak memakan waktu. Blogging mirip seperti sebuah investasi yang memerlukan banyak kerja keras pada awalnya, tapi sangat menyenangkan dan menghasilkan secara jangka panjang.

Takut Berkompetisi

Banyak blogger pemula berpikir bahwa pembacalah yang akan menemukan blog mereka begitu memulai dan menerbitkan pos pertamanya. Tapi, mereka akan segera sadar bahwa tidak semudah itu karena banyaknya kompetitor. Membandingkan diri dengan orang lain bisa sangat mengintimidasi, bahkan beberapa blogger menghabiskan bertahun-tahun membangun pembaca mereka.

Tip : Jangan terlalu terobsesi dengan kompetisi dan selalu ingat bahwa kita akan semakin baik seiring berjalannya waktu. Ingat untuk selalu berkomitmen untuk menumbuhkan blog kita dari segi konten maupun pembaca.

Takut akan Perubahan

Kadang kita memang takut dengan perubahan, walau kita tau bahwa hasilnya justru positif. Kita sering merasa lebih aman berada di zona nyaman dan melanjutkan apa yang sudah kita lakukan selama ini. Beberapa orang justru takut untuk menjadi “sukses” karena takut jika hal itu bisa mengubah karakter mereka.

Kenyataannya, kita memerlukan perubahan untuk membuat kemajuan dalam hidup kita. Perubahan adalah satu-satunya cara mendekatkan diri kita ke arah yang kita inginkan.

Tip : Terimalah perubahan yang membuat kita lebih baik. Ingatlah bahwa kita masih bisa “menyesuaikan” setiap perubahan yang telah terjadi.

Takut Gagal

Takut gagal ketika baru mulai atau takut gagal bahkan sebelum memulai merupakan hal yang sering kita alami. Bagaimana kalau kita sudah menghabiskan banyak waktu dan tenaga, tapi ternyata blog kita gagal? Bagaimana kalau tidak mendapat pengunjung? Bagaimana kalau justru tidak menghasilkan apapun dari blog?

Orang sukses mengatakan bahwa kegagalan merupakan sebuah batu loncatan menuju sukses. Kegagalan merupakan sesuai yang sementara, ketika kita terus mencoba dan beradaptasi, pada akhirnya kegagalan akan berubah menjadi kesuksesan.

Tip : Jangan takut gagal dan ketahui bahwa kegagalan adalah sesuai yang sementara. Pikirkan kegagalan sebagai pengalaman yang layak didapatkan yang akan membuat kita semakin dekat dengan kesuksesan.

Sumber : 5 Irrational Fears that Keep Bloggers from Being Successful