Membeli Rumah di Usia Muda? Kenapa Tidak!

“Membeli rumah” bukan perkara sederhana dan murah, apalagi bagi orang-orang diusia muda (dibawah 40 tahun). Tapi, jika memiliki sumber daya untuk melakukannya, kenapa tidak? Banyak orang yang menganggap remeh hal ini karena rata-rata orang Indonesia masih memiliki keinginan kuat untuk tinggal di rumah orangtua atau di rumah mertua. Terkadang kita harus memandang membeli rumah bukan hanya sekedar membeli sebuah tempat tinggal, tapi sebagai sebuah investasi.

Memiliki sebuah rumah pribadi akan memberikan kebebasan dan rasa aman pada pemiliknya sehingga bisa terhindar dari stress dan bisa lebih produktif dalam bekerja demi kesejahteraan keluarga. Bagi para orang muda yang belum menikah, memiliki rumah pribadi menandakan sebuah kemapanan dalam penghasilan dan siap untuk membangun sebuah keluarga.

Berikut ini 3 alasan kenapa membeli rumah di usia muda itu menguntungkan (jika memungkinkan) :

Harga Rumah Selalu Naik

Harga rumah selalu mengalami kenaikan setiap tahun, bahkan bisa setiap 6 bulan. Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh banyak sekali faktor diantaranya kenaikan harga bahan material bangunan dan kenaikan harga tanah yang biasanya lebih tinggi dari dibandingkan inflasi.

Semakin cepat kita membeli rumah, semakin banyak dan besar pula keuntungan yang bisa didapatkan ke depannya. Jadi, tidak heran kalau rumah sering dianggap sebagai sebuah investasi yang sangat menguntungkan dan risikonya lebih kecil.

Lahan Perumahan Semakin Sedikit

Tanah Indonesia memang sangat luas dan masih banyak yang belum dimanfaatkan, tapi bukan berarti semuanya akan dijadikan lahan perumahan. Apalagi, lahan perumahan dengan lokasi yang strategis mungkin lebih sedikit lagi jumlahnya. Lokasi sebuah rumah akan menentukan harga dan kenaikan harganya, lokasi rumah di dalam kota biasanya mengalami kenaikan hingga 30% sementara rumah yang ada di pinggiran kota hanya mengalami kenaikan sekitar 10-20% saja.

Dengan fakta itu, adalah sebuah keputusan yang tepat untuk semakin cepat membeli rumah jika memiliki sumber daya yang dibutuhkan.

Program Rumah Murah

Pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya memberikan program perumahan murah pada masyarakat dengan berbagai cara, salah satunya dengan sistem subsidi KPR. Program Sejuta Rumah tersebut memang bukan “bagi-bagi rumah”, tapi lebih kepada pemberian subsidi dan kemudahan pada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mendapatkan rumah murah, akan ada 600 ribu rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan 400 ribu lainnya untuk non-MBR.

Jadi, jangan tunggu tua untuk memiliki rumah sendiri, jika memang tidak untuk dijadikan tempat tinggal, setidaknya bisa dijadikan sebagai sebuah investasi yang sangat menjanjikan.