Mencoba Blog Auto Generated Content (AGC)

Sejak dulu, saya tidak pernah anti dengan blog Auto Generated Content (AGC), tapi saya pribadi kadang merasa sedikit sebal jika tidak sengaja “terjebak” ke dalam blog semacam ini. Selain kadang hasil yang didapat tidak sesuai keinginan, kita hanya akan diajak berputar-putar tanpa menemukan konten yang diinginkan.

Jujur saja, saya sudah lama ingin mencoba membuat blog AGC, dulu sempat menggunakan blogspot dengan memanfaatkan feed dari situs lain yang di forward menggunakan email. Walau tidak 100% otomatis, cara tersebut bisa bertahan selama beberapa bulan sebelum layanan yang saya gunakan mengganti sistemnya.

Untuk urusan blog AGC, WordPress merupakan salah satu platform yang paling sering digunakan. Adanya fitur plugin memudahkan orang-orang untuk mengotomatiskan blognya. Salah satu plugin AGC yang paling tenar adalah WP Robot. Mulai muncul pada 2009 dan saat ini mengklaim sudah memiliki 22.000 pengguna. Tapi, untuk sebuah plugin sekelas WP Robot tentu ada harga yang harus dibayar, yaitu antara $89 – $329 untuk setahun update.

Dari dalam negeri, Internet Marketing Dojo (dojo.cc) mungkin salah satu nama yang cukup dikenal dalam urusan blog AGC. Bukan cuma blog, mereka juga menyediakan program untuk mengotomatiskan video, blog wallpaper hingga aplikasi android. Harga yang diberikan $499 per tahunnya untuk berlangganan.

Saya bukan tipe orang yang sanggup menghabiskan lebih dari $100 hanya untuk memuaskan keinginan saya mencoba sesuatu. Untungnya, ada plugin VM AGC dari ExclusiveBot.Net yang memberi saya kesempatan membuat blog AGC tapi tidak membuat kantong menipis seketika.

ExclusiveBot.Net sudah saya kenal sejak ramai-ramainya blog zombie blogspot (baca : Apa Itu Zombie Blogspot?). Mereka termasuk salah satu developer yang berhasil membuat bot untuk mempercepat dan mempermudah para pemburu zombie. Satu ciri khas mereka yang saya sukai yaitu kesederhanaan tampilan bot yang memudahkannya untuk dimengerti dan digunakan.

Kembali ke plugin VM AGC, sekarang ini imej dari AGC sudah mulai berubah. Dulu, hanya dianggap sebagai kategori blog sampah yang ingin mencari untung. Seiring berubahnya algoritma mesin pencari yang membasmi blog-blog sampah tersebut, maka AGC kini adalah teknik atau cara-cara yang ditempuh para “blogger malas” untuk menghasilkan konten secara otomatis namun tetap diterima oleh mesin pencari.

Ya, apapun yang saya katakan tapi pada dasarnya AGC adalah sebuah teknik Blackhat yang tidak dianjurkan. Namanya juga Auto, maka yang mengerjakan adalah bot yang sudah diprogram sedemikian rupa dan tidak bisa melenceng. Hasilnya? Pasti poor content yang tidak disukai mesin pencari.

Karena itulah plugin VM AGC menegaskan kalau plugin tersebut khusus untuk yang punya NYALI. Membuat dan bermain dengan blog AGC akan sangat sering bertemu dengan deindex domain, banned advertising bahkan hingga suspend hosting. Biaya awal untuk plugin VM AGC mungkin lebih murah dari WP Robot atau Dojo, tapi yang namanya AGC, biaya lebih besar akan diperlukan setelah ada dalam permainan.

Lalu, kenapa saya mencoba blog AGC? Jujur, pertama karena ngiler melihat screen shot yang dipamerkan para pemain AGC. $100 dalam sehari bro… Tapi, makin lama saya sadar bahwa itu bukan gaya saya. Saya lebih menikmati menulis panjang lebar sambil membuka beberapa tabs di browser untuk melakukan riset. Pada akhirnya, saya hanya ingin mencoba.

Related Incoming Search Term: