Mengapa Traveling Mengubahmu Jadi Lebih Baik

Walau sejak kecil tinggal di Bali, saya masih belum sempat mengunjungi semua tempat indah yang ada di Bali. Di luar Bali pun, saya belum pergi ke banyak tempat. Tapi, saya percaya bahwa traveling itu sangat bermanfaat dan bisa menjadikan kita orang yang lebih baik.

Traveling yang saya maksud disini bukan hanya berburu ‘surga tersembunyi’ dari referensi di internet untuk sekedar berfoto dengan tongsis dan disebarkan melalui social media. Sebuah perjalanan, bukan hanya kemana kita menuju, tapi bagaimana perjalanan menuju kesana. Berikut ini alasan mengapa traveling mengubah kita jadi lebih baik.

1. Lebih berani

Traveling menuntut keberanian untuk pergi keluar dari apa yang biasa kita lakukan, keberanian untuk pergi ke tempat yang belum pernah kita lihat atau datangi dan keberanian untuk melakukan sesuatu diluar kebiasaan sehari-hari.

Berani untuk mencoba sesuatu yang baru dan menanggung segala risiko yang mungkin terjadi karena keputusan tersebut. Ingat! Pengalaman adalah guru terbaik dan pengalaman tidak didapatkan dengan jalan sutra.

2. Lebih perhatian

Seperti yang saya tulis diawal, sebuah perjalanan tidak melulu soal tempat yang akan kita tuju (destinasi), tapi juga bagaimana pengalaman kita selama di perjalanan. Saya pribadi sih lebih suka bercerita bagaimana perjuangan tersesat mencari tempat tersebut, bagaimana rasanya mencicipi makanan disana, bagaimana keramahan atau sikap orang-orangnya dibanding hanya pamer foto bisu.

Seseorang yang suka traveling juga lebih perhatian pada hal-hal kecil seperti persiapan (packing), jadwal akomodasi, tarif tiket dan hotel serta sebagainya. Sebab, ketika seorang traveler tidak perhatian pada hal seperti itu, maka bisa merusak seluruh perjalanan.

3. Lebih menarik

Pasti berbeda rasanya ketika ngobrol dengan mereka yang akhir pekannya hanya dihabiskan di mall dibanding dengan mereka yang selalu menyempatkan waktunya pergi ke tempat-tempat baru demi pengalaman baru. Pasti seru kan mendengar cerita dari seseorang tentang pengalamanannya bertemu monyet putih di tengah hutan dibanding cerita tentang mall.

Secara tidak langsung, traveling juga membuat fisik dan mental seseorang jadi lebih sehat, disisi lain membuat penampilan dan sikapnya menjadi lebih baik dan menarik di mata orang lain.

4. Lebih bebas

Yap, traveling menawarkan pikiran-pikiran baru serta kebebasan pada setiap pecintanya. Pikiran yang lebih bebas ini hadir dari kemauan keluar dari zona nyaman dan melihat perbedaan kultur dan budaya dan membuat kita sadar bahwa dunia ini bukan semata tentang kita.

5. Lebih bersyukur

Ketika melakukan perjalanan, mungkin kamu akan bertemu orang-orang dan lingkungan yang tidak senyaman rumahmu. Bagaimana mereka harus berjuang di tengah keterbatasan, kamu mungkin menganggap setiap hari adalah liburan disana tapi bagi warga lokal, setiap hari adalah perjuangan.

Kamu sudah nyaman berada di suatu tempat dan sangat ingin untuk tinggal saja disana, tapi waktu liburanmu juga terbatas. Dengan begitu, kamu akan lebih menghargai dunia, bahwa dunia ini bukanlah tempat dimana setiap harinya kamu bisa santai. Ingatlah kalau kamu juga masih harus bekerja, belajar dan berjuang.

Kesimpulan

Harus diakui bahwa traveling adalah kegiatan yang menyenangkan, bahkan mampu membuat seseorang menjadi lebih baik dari berbagai aspek. Menjadi lebih berani dalam mengambil risiko, lebih terbuka pada pemikiran-pemikiran baru, memiliki lebih banyak pengalaman dibanding orang lain serta lebih banyak bersyukur lagi.

Saya sendiri selalu menekannya ini pada diri saya, “Traveling tidak melulu soal kemana kita menuju (destinasi) tapi bagaimana perjalanan menuju kesana.”, karena pada akhirnya apa yang menarik untuk diceritakan adalah perjalanan dan kegiatan yang kita lakukan disana, bukan pose-pose narsis kita dalam foto bisu.