OnePlus One vs OnePlus 2 (Versi Saya)

Sebagai salah satu pengguna OnePlus One, tentu saya cukup antusias dengan peluncuran generasi penerus dari smartphone yang saya miliki saat ini. OnePlus 2 secara resmi telah diluncurkan hari ini dan akan mulai dijual secara terbatas pada 11 Agustus 2015 mendatang.

Acara peluncurannya yang menggunakan Virtual Reality cukup meriah, bahkan situs teknologi seperti Tech Radar, TechCrunch, Digital Trends, CNET hingga Slash Gear ramai-ramai memberitakannya. Belum lagi sederet situs Android yang begitu antusias memberikan setiap informasi terbaru yang mereka dapatkan.

Saya tidak akan bicara masalah spesifikasi secara khusus, saya justru akan mengadu apa yang saya sukai dari OnePlus 2 dibanding dengan OnePlus One.

1. Dari segi spesifikasi

oneplus-2-hands-on

Namanya generasi penerus sudah pasti dibuat lebih baik dari generasi sebelumnya. Urusan prosessor, sensor, teknologi dan sebagainya, sudah sangat jelas bahwa OnePlus 2 menang banyak dibanding OnePlus One. Tapi, ada sedikit hal yang kurang sreg dengan saya mengenai spesifikasi OnePlus 2.

Pertama, mereka menggunakan Snapdragon 810 yang walau diklaim merupakan versi terbaru dari seri tersebut, tapi prosessor tersebut dihantui isu overheated (terlalu panas) sejak kemunculannya. Semoga saja OnePlus 2 tidak akan mengalaminya.

Kedua, USB Type-C memang digunakan oleh OnePlus 2. Tapi, bukannya menggunakan port USB 3.0, smartphone ini masih memakai port USB 2.0. Walau disebut ‘future-ready’, tampaknya belum benar-benar siap.

2. Dari segi desain

Hal pertama yang sangat saya sukai dari OnePlus 2 adalah frame metal yang terbuat dari magnesium dan aluminium. Jujur saja, frame dan tombol metal (khususnya tombol slider) yang membingkai OnePlus 2 membuatnya terlihat begitu elegan dan lebih keren dari generasi sebelumnya.

Sayangnya, capatitive button (terlihat seperti tombol walau tidak bisa di pencet) untuk sensor fingerprint yang dimiliki produk ini terasa menganggu mata. Saya lebih senang melihat tampilan OnePlus One yang datar, hitam dan elegan.

StyleSwap yang dimiliki OnePlus 2 juga kabarnya lebih mudah untuk diganti-ganti, apalagi konfirmasi kehadiran beberapa cover yang terbuat dari kayu asli dan kavler (salah satu bahan untuk rompi anti-peluru) seharga $27 sudah di depan mata. Sementara, OnePlus One baru memiliki bamboo cover saja.

3. Dari segi OS

oneplus 2 styleswap

OnePlus 2 terkonfirmasi akan memakai Oxygen OS, sebuah sistem operasi berbasis Android yang dikembangkan sendiri oleh OnePlus. Tentu ini sangat berbeda dengan OnePlus One yang memakai Cyanogen. Oxygen disebut sebagai OS Android yang benar-benar murni. Tapi, sayangnya OS tersebut belum teruji dalam jangka panjang.

Bagaimana dengan One yang memakai Cyanogen? Saya sendiri bingung. Kerjasama CyanogenMod dengan OnePlus telah berakhir, lalu apakah update dan support pada Cyanogen untuk One akan berakhir begitu saja? Entahlah dan semoga tidak.

4. Dari segi lain-lain

Dari segi kamera, OnePlus 2 sudah dilengkapi Optical Image Stabilization dan laser autofocus, seperti poin pertama, tentu dari segi ini generasi baru akan menang banyak dari generasi sebelumnya. Pemilihan pabrikan layar yang baru untuk OnePlus 2 diharapkan tidak akan mengulang isu pada layar yang muncul pada generasi OnePlus One.

Tapi, jangan salah, dari segi harga OnePlus One masih menang mutlak dan tak mungkin bisa dikalahkan oleh generasi barunya. Hehehe….

Lalu, siapa yang memenangkan pertandingan ini? Tentu saja OnePlus 2. FYI, Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge akan diluncurkan bulan depan (sebulan lebih cepat), sementara generasi baru iPhone akan diluncurkan pada awal September.

Jika kalian sedang mencari smartphone baru, saya sangat sarankan menunggu hingga ada review mengenai OnePlus 2 (terutama tentang masalah yang mungkin muncul) atau tunggu hingga ketiga produk diatas diluncurkan dahulu untuk perbandingan spesifikasi dan harga.