VG Lore : Krul

Krul Lore, Chapter 1 : Krul, The Totured Undead Jangan pergi keluar sana. Aku melihat…nya…dengan mataku sendiri. Sesosok makhluk yang tidak mungkin. Seorang manusia yang sudah bukan manusia lagi, dengan sebuah pedang besar yang menembus dadanya. Pedang bersinar itu terlihat jelas menembusnya lalu muncul lagi di sisi lain …

VG Lore : Glaive

Glaive Lore, Chapter 1 : Glaive The Grangor Yeah, jika kau perlu menyewa otot, saya punya beberapa rekomendasi jadi tenanglah. Mungkin kau butuh orang yang tidak terliat, seseorang yang bisa bersembunyi di semak belukar dan menyerang dengan tiba-tiba, tidak melihat dia datang?  Wanita pembunuh akan membuat tubuh seseorang menjadi …

VG Lore : Koshka

Koshka Lore, Chapter 1 : Koshka Find A Scout Trap “Ini punyaku! Aku menemukannya. Aku tidak tahu apa ini, tapi siapa yang menemukan dia yang memiliki. Begitulah yang terjadi di sekitar sini.” Koshka menemukan sebuah scout trap (bom) tapi, dia tidak tahu apa benda itu dan bertanya pada …

VG Lore : Taka

Taka Lore, Chapter 1 : Blade in Shadow Vol. 1 : Forgotten Suara dari kegelapan, dengan topeng semerah darah di belakang seorang pembunuh dengan tangan berlumuran darah. “Kau adalah Taka dari Keluarga Kamuha. Aku telah membebani pikiranmu dengan ingatan dan penyesalan. Ini adalah sebuah hadiah untukmu. Sebuah kehormatan …

VG Lore : Skaarf

Skaarf Lore, Chapter 1 : Return of Skaarfungandr Janganlah ada lagi kepedulian terhadap arsitektur(struktur bangunan), karena Penghancur Dunia akan memusnahkan semua sampai runtuh. Abaikan ladangmu, karena api(berwarna) merah darah akan membuatnya menjadi abu. Jangan pedulikan masa depanmu, karena Skaarfungandr, si Raja Langit akan meniadakan seluruh negeri. Hati-hatilah terhadap …

VG Lore : Catherine

Catherine Lore, Chapter 1 : Cathrine’s Mission  “Di luar tanpa pengawal lagi Yang Mulia?” Sang Storm Queen duduk disebelah Catherine, menyilangkan kakinya, mengenakan jubah dan tutup kepala, seekor gagak bertengger dipundaknya. Dengan ruangan yang gelap dan hanya sedikit jendela, Catherine lalu mengunci pintu depan. Sang Ratu mengayunkan kakinya …