Seberapa Efektifkah Video Facebook untuk Pemasaran?

Bicara soal video online, kita mungkin lebih mengingat Youtube, Dailymotion atau Vimeo. Padahal raksasa sosial media, Facebook memungkinkan penggunanya untuk saling berbagi video seperti ketiga situs lainnya. Salah satu alasan sederhananya adalah karena baik Youtube, Dailymotion maupun Vimeo memang menjadikan video sebagai konten utama mereka sementara Facebook adalah sebuah situs untuk saling terhubung, bukan berbagi video.

Tapi, apakah artinya Video Facebook tidak efektif?

Tidak! Video Facebook mulai menjadi pilihan banyak marketer dalam hal digital video campaign. Sebuah studi yang dilakukan oleh Advertiser Perceptions menunjukan bahwa sekitar 65% marketer menganggap Facebook dan sosial media lain sebagai parter paling penting dalam digital video campaign. Data dari studi yang sama menunjukan bahwa marketer lebih memilih Facebook Live dibandingkan Youtube Live untuk melakukan live-streaming dengan perbandingan 72% dan 69%. Alasan lainnya kenapa Facebook bisa menjadi pilihan bagi kampanye video digital adalah kemampuannya dalam auto-play dan in-browser video.

Video Facebook juga tidak bisa diremehkan dalam masalah jumlah view apalagi share. Pada Juli 2016, menurut data dari Tubular Insight, ada sekitar 16 juta video yang diupload langsung ke Facebook oleh 3,5 juta pengguna dan menghasilkan lebih dari 232 milyar views.

Menurut data terbaru dari BuzzSumo, pengguna Facebook menyukai video. Angka share video di Facebook terus meningkat sejak April hingga Juli 2016, sementara share untuk link menurun sementara foto dan post (text) cenderung stabil.

Lalu, video seperti apa yang paling sering di share pengguna di Facebook?

Menurut algoritma baru Facebook (baca : Algoritma Baru Facebook dan Pengaruhnya pada Page), post yang berasal dari page akan berada dibawah post yang berasal dari teman pengguna, menjadikan share, like atau komentar dari pengguna sangatlah berharga.

Contoh kasusnya NowThis adalah sebuah media yang memiliki tagline “mobile news for a social generation”, pada Juli 2016, mereka membagikan video seorang anak muda yang menolong seorang gelandangan. Video tersebut menghasilkan 48 juta views dalam 7 hari pertamanya dan menghasilkan 59.5 juta views secara keseluruhan (dan terus bertambah), mencatatkan hingga 1.6 juta interaksi berupa like, share dan komentar dari para pengguna.

Data lain menunjukan bahwa 23 dari 30 video yang menghasilkan paling banyak views untuk brand BuzzFeed di Facebook adalah seputar makanan.

Yap, bisa disimpulkan bahwa video yang akan berhasil di Facebook adalah video yang memberikan energi positif, memberikan inspirasi dan tentu saja, makanan.

Video Facebook mungkin memiliki banyak kelemahan seperti tidak muncul dalam hasil pencarian Google, apalagi cara buat iklan di Facebook yang begitu mudah dan lebih mudah dipantau membuat potensi Video Facebook belum tergali dan kalah dengan Facebook Ads. Kembali ke pertanyaan di judul diatas, seberapa efektifkah video Facebook untuk marketing? Jawabannya, tergantung. Jika kampanye berupa video yang memberikan inspirasi, positif atau seputar makanan, Video Facebook mungkin tempat yang tepat. Tapi, untuk hal-hal yang lebih serius dan berat, mungkin Facebook bukan tempat yang tepat.