Siapa Itu Tyler ‘Ninja’ Blevins?

Tyler Blevins atau lebih dikenal sebagai Ninja adalah sosok yang ingin kamu tunjukan pada orangtuamu ketika mereka mengajukan pertanyaan ini,

“Kamu main video game terus, mau jadi apa nanti?”

Ninja adalah mantan atlet esport profesional dan kini lebih fokus menjadi streamer. Pada bulan April 2018, dia memiliki lebih banyak interaksi di sosial media dibandingkan atlet profesional sekelas Christiano Ronaldo dan LeBron James. Dalam sebulan, dia bisa mengantongi $500,000 atau lebih dari 5 milyar Rupiah hanya dari bermain video game dari kamar tidurnya.

Bukan hanya karena pendapatannya yang luar biasa, Ninja juga dikenal sebagai sosok yang baik hati. Dia sering mengadakan charity stream, atau stream untuk amal yang dananya disumbangkan untuk berbagai organisasi non-profit. Dia juga ikut berperan aktif pada kampanye mengenai kesehatan mental.

Satu hal lagi yang membuat Ninja merupakan sosok idola yang tepat bagi anak-anak adalah: Dia tidak pernah mengajak anak-anak untuk berhenti sekolah untuk mengejar mimpi mereka. Ninja selalu mengatakan bahwa pendidikan merupakan hal yang utama serta sangat penting untuk memastikan masa depan yang baik. Dan apa yang dikatakannya bukanlah omong kosong, dia menyelesaikan kuliah dan sempat bekerja sambil terus mengasah skillnya bermain Halo esport dan juga melakukan stream.

Karir Ninja sebagai Atlet Esport

Ninja pertama kali memulai karir sebagai atlet esport profesional pada game Halo 3 pada ajang MLG Orlando 2009 saat usianya baru 19 tahun. Dia merupakan tipikal pemain agresif yang sangat unggul dalam pertarungan satu lawan satu. Saat Halo Reach dirilis, Ninja bahkan sempat bergabung dengan salah satu tim paling disegani di Halo esport yaitu Final Boss.

Saat Halo 4 dirilis, Ninja merupakan bagian dari tim pertama yang memenangkan kejuaraan Halo 4 di MLG. Di waktu-waktu ini pula, Ninja memulai karirnya sebagai streamer di Twitch. Walau jumlah penontonnya tidak seberapa, namun Ninja merupakan sosok streamer yang tidak hanya menghibur tapi juga memiliki kemampuan bermain yang sangat luar biasa sejak awal.

Sebelum pensiun pada 2017 lalu setelah ajang DreamHack Atlanta 2017, Ninja sempat bergabung dengan banyak tim-tim besar seperti Cloud 9, Renegades, Team Liquid, Evil Geniuses dan Luminosity Gaming.

Karir Ninja sebagai Streamer

Saat masih bergabung dengan Evil Geniuses, Ninja mulai ‘jatuh cinta’ pada sebuah game battle royale baru kala itu bernama H1Z1. Game ini membantu streamnya mendapat lebih banyak penonton dan perhatian di Twitch. Jumlah penonton ini semakin meningkat setelah perilisan PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG).

PUBG sendiri merupakan game yang sangat populer pada pertengahan 2017 dimana banyak streamer memainkannya dan salah satunya adalah Ninja. Format Battle Royale memungkinkan interaksi yang lebih intens serta hadirnya momen-momen lucu dan tidak terduga selama permainan.

Skill yang didapatkan Ninja dari bermain sebagai atlet esport profesional beberapa tahun lalu berbuah manis dan menjelma menjadi skill yang tidak kalah mematikan untuk game-game battle royale. Dia dikenal sebagai pemain yang sangat handal menggunakan rifle maupun sniper.

Ninja dan Fortnite Battle Royale

Pada September 2017, Epic Game merilis mode Battle Royale untuk Fortnite secara gratis. Ninja mulai memainkan dan menayangkan Fortnite Battle Royale pada Oktober 2017. Namun, pada masa itu, jumlah penontonnya hanya ada di angka sekitar 5000-an per stream.

Stream Ninja mulai ‘menggila’ pada Desember 2017 hingga April 2018 dimana jumlahnya meningkat lebih dari dua kali lipat setiap bulannya. Mulai dari 12000 rata-rata penonton per hari di Desember hingga menyentuh angka 100000 pada April 2018.

Di masa inilah, Ninja membuka jalan yang menghubungkan dunia mainstream dengan dunia video game yang dianggap sebagai dunianya nerd. Dia bermain bersama Drake dan Travis Scott, secara tidak langsung ‘merusak’ Twitch dengan lebih dari 500,000 orang yang menonton bersamaan. Dia bahkan sempat bermain untuk kedua kalinya bersama Drake tidak lama setelahnya.

Seiring dengan kepopuleran yang didapatkannya, dia juga membantu streamer lain seperti DrLupo dan Myth untuk berkembang, bahkan Myth saat ini sudah bergabung dengan Team Solo Mid (TSM) sebagai bagian dari tim Fortnite profesional mereka.

Ninja juga telah menyelenggarakanevent Fortnite-nya sendiri bernama “Ninja Vegas 18” dengan total hadiah $50,000, dimana sebagian dari hadiah tersebut juga disumbangkan untuk amal.

Ninja merupakan perpaduan streamer yang ‘berisik’ namun juga memiliki skill yang luar biasa. Dia adalah sosok yang bisa diteladani oleh anak-anak karena selalu mementingkan pendidikan dan memiliki rasa peduli terhadap sesama. Dan sulit dipungkiri bahwa kesuksesan FortniteBR dan Ninja merupakan sebuah simbiosis yang saling menguntungkan keduanya.