Vainglory

Baru-baru ini, saya mencoba mendownload dan memainkan game yang katanya merupakan MOBA terbaik saat ini untuk perangkat mobile, Vainglory. Gak main-main, ukurannya sekitar 2.2 GB. Untungnya, OnePlus One milik saya cukup kuat untuk dipakai memainkan game ini, rugi banget kalau seandainya sudah download tapi ternyata tidak bisa jalan.

Perlu digarisbawahi dulu, saya bukan penggemar game-game MOBA seperti Dota atau LoL, walaupun pernah dan bisa memainkannya tapi lebih sering bermain untuk have fun saja. Jadi, maaf-maaf saja kalau ada beberapa hal yang mungkin kurang pas dalam artikel ini.

Apa itu Vainglory?

Vainglory adalah game bergenre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) untuk perangkat iOS dan Android. Versi iOS-nya sudah dirilis tahun lalu sementara versi Androidnya dirilis resmi pada Juni 2015. Game ini merupakan game pertama dari developer Super Evil Megacorp. Walau merupakan developer baru, tapi tim mereka diisi oleh mantan karyawan dari berbagai perusahaan game besar seperti Rockstar, Riot, Blizzard, EA, Glu sampai Supercell.

Vainglory sendiri telah mendapatkan Apple Design Awards 2015 dan game tersebut tampil dalam acara peluncuran iPhone 6 dan iPhone 6 Plus pada 2014 lalu.

Seperti apa permainan Vainglory?

Secara sederhana, Vainglory adalah penyederhanaan dari MOBA untuk PC. Kalau menurut saya, ‘kiblat’ dari Vainglory adalah Dota. Bedanya, Vainglory merupakan pertarungan 3 vs. 3 dan hanya memiliki satu lane, yaitu jalur utama dimana pertahanan dan pasukan saling bertarung, sementara MOBA untuk PC rata-rata memiliki 3 lane.

Selain itu, setiap hero di Vainglory hanya memiliki 3 skill yang terdiri dari 2 skill dasar dan 1 ultimate skill sementara MOBA untuk PC biasanya memiliki 4 skill dasar dan 1 ultimate skill.

Ada dua hal yang membuat game ini makin enak dimainkan bagi bukan penggemar MOBA seperti saya. Pertama, waktu rata-rata bermain yang maksimal hanya sekitar 30 menit saja. Bandingkan dengan Dota atau LoL yang bisa memakan waktu satu jam lebih. Kedua, setiap hero memiliki harganya masing-masing untuk bisa dipakai. Tapi, developer memberikan fitur rotate hero (mengganti hero yang bisa dimainkan secara gratis) setiap minggu, jadi tanpa membayar pun, pemain bisa mencoba semua hero yang ada di Vainglory.

Selain itu, kontrol sentuh yang sangat reponsif dan penempatan berbagai menu dan skill yang tidak menganggu permainan secara keseluruhan membuatnya makin enak untuk dimainkan.

Apakah game ini cukup pantas untuk didownload dan dimainkan?

Jawaban saya, IYA! Game ini dikembangkan oleh mereka yang sudah veteran di bidangnya selain itu mereka tentunya akan mengikuti model-model mendapat keuntungan dan membangun komunitas dari MOBA PC yang sudah sangat besar.

Saat saya menulis artikel ini, jumlah hero masih terbilang sedikit selain itu belum ada fitur untuk bermain dengan jaringan lokal serta banyaknya pemain yang meminta 5 vs. 5. Tiga hal ini merupakan indikasi bahwa game ini punya ruang untuk berkembang. Apalagi, Super Evil Megacorp memang berambisi untuk menjadikan Vainglory sebagai eSport terbesar di perangkat mobile.

Ada tips dan trik atau strategi bermain Vainglory?

Secara garis besar, tips dan triknya sama dengan MOBA pada umumnya. Tapi, ada beberapa hal khusus yang harus diketahui. Saya sendiri gak yakin untuk memberikan tips dan trik karena saya bukan pemain MOBA dari awal, Supaya gak salah, saya sarankan baca Vainglory 101 atau Panduan Vainlogry dari Playtoko.

Oh ya, sekalian promosi nih, buat yang mau belajar main bareng bisa add IGN saya : jarsoom

Related Incoming Search Term: